Lestarikan Budaya Kebaya Indonesia dalam Acara Fashion Show Karya Mahasiswa D4 Tata Busana Universitas Negeri Surabaya

Kebaya
merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki sejarah panjang di Indonesia.
Busana ini identik dengan kelembutan, kesopanan, dan keanggunan wanita
Nusantara yang harus dilestarikan sampai kapanpun keberadaannya. Di berbagai
daerah, kebaya berfungsi menjadi simbol identitas dan kebanggaan yang dikenakan
dalam berbagai acara penting. Seiring berkembangnya zaman, kebaya tidak hanya
menjadi pakaian tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari mode yang terus
berkembang mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, peranan generasi muda
tentu sangat penting dalam pelestarian dan perkembangan kebaya. Mahasiswa D4
Tata Busana Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya, membuktikan
partisipasinya dalam ajang Fashion Show
yang digelarkan di Grand City Surabaya.
Fashion show
ini diadakan dalam pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024 yang
dilaksanakan di Grand City Surabaya
pada tanggal 11 Mei 2024 pukul 19.00 malam. D4 Tata busana berkolaborasi dengan
asosiasi Etnura untuk menampilkan kebaya dengan dua koleksi busana sekaligus,
yakni Kebaya Modifikasi dan Busana Wrap
and Drap. Fashion Show yang
diselenggarakan ini memberikan nuansa yang elegan dan segar, mencermikan
perpaduan antara tradisi dan inovasi desainernya. Model yang memakai kebaya
modifikasi merupakan mahasiswa D4 Tata Busana sendiri yang terdiri dari 4
orang, dan 1 lainnya adalah guest
model internasional yang merupakan mahasiswa program studi Bahasa Indonesia
Universitas Negeri Surabaya asal Korea. Sedangkan untuk model busana Wrap and
Drap, adalah mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Melalui
karya karya yang ditampilkan, mahasiswa D4 Tata Busana Universitas Negeri
Surabaya tidak hanya membuktikan peranan pentingnya sebagai generasi muda dalam
upaya melestarikan dan mempopulerkan kebaya, tetapi mereka juga menunjukkan
kemampuan teknis dalam merancang busana kebaya yang dipadupadankan dengan gaya
modern, sehingga selain menjaga kebaya tetap hidup, ia juga menjadikan kebaya
dapat diterima oleh generasi berikutnya. Dengan demikian, acara fashion show ini menjadi ajang
pembuktian bahwa kebaya, sebagai busana tradisional, masih relevan dan dapat
terus berkembang di tengah perubahan zaman.